+
Ilmu

Ilmuwan Baru Muncul dari Eksperimen NASA yang Berjalan Terlama

Ilmuwan Baru Muncul dari Eksperimen NASA yang Berjalan Terlama

Dalam upaya untuk memahami kondisi kehidupan di Mars, para ilmuwan baru saja muncul dari 365 percobaan isolasi dari sebuah kubah di Hawaii. Ini mungkin terdengar kasar, tetapi semua ilmuwan secara sukarela menjalani tes atas nama eksplorasi masa depan di luar planet asal kita. Tim HI-SEAS dikurung di dalam kubah selama setahun, tempat mereka tinggal terisolir di lereng Mauna Loa, medan berbatu. Lokasi ini dipilih karena paling baik menyimulasikan medan alami Mars, dan sekarang NASA telah mulai menanyai para peneliti tentang apa yang mereka pelajari.

[Sumber Gambar: Universitas Hawai'i]

Sama seperti kehidupan di Mars, kru dapat meninggalkan habitat mereka menggunakan pakaian luar angkasa, mirip dengan yang akan digunakan dalam misi di masa depan. Seperti yang Anda ketahui dari film populer The Martian, sinyal komunikasi ke Mars membutuhkan waktu 20 menit sekali jalan, sehingga komunikasi peneliti dengan kata luar pun tertunda selama ini. Semuanya disimulasikan dengan kemampuan terbaik NASA, menurut Science Alert.

Proyek ini dijalankan oleh Universitas Hawaii dan didanai oleh NASA, dan ini adalah studi besar pertama tentang bagaimana orang dapat menghadapi isolasi ekstrim dan monoton, seperti apa yang akan dialami dalam misi ke planet merah. Penelitian ini sekarang menjadi pemegang rekor eksperimen isolasi / simulasi NASA yang paling lama berjalan.

[Sumber Gambar: Universitas Hawai'i]

Saat keluar, kru senang bisa bertahan begitu lama sendirian di kubah, dan mengaku senang bisa melihat dunia luar sekali lagi. Presiden Obama bahkan men-tweet tentang kemunculan tim peneliti tersebut.

Selamat untuk NASA dan para ilmuwan membawa kami selangkah lebih dekat ke Mars. Sekarang nikmati Hawaii dan dapatkan es serut! https://t.co/lFZjSnn38x

- Presiden Obama (@POTUS) 29 Agustus 2016

LIHAT JUGA: Tantangan $ 1 Juta Dolar NASA untuk Membuat Robot Layak Mars


Tonton videonya: Video Felix Melompat Dari Tepi Luar Angkasa (Januari 2021).