+
Ilmu

Wooly Mammoth Punah karena Kekurangan Air Minum

Wooly Mammoth Punah karena Kekurangan Air Minum

Penelitian terbaru tentang peristiwa kepunahan yang menewaskan mammoth berbulu terakhir menunjukkan bahwa mereka mati karena kekurangan air minum bersih. Penelitian dilakukan oleh University of Alaska Fairbanks dengan menganalisis lapisan tanah dan menentukan kadar air dan kualitas saat kepunahan. Data tersebut bertepatan dengan teori bahwa mammoth mati karena kekurangan sumber daya.

"Dengan menganalisis lapisan inti sedimen yang berasal dari sebuah danau di Pulau St. Paul, para peneliti menentukan bahwa mammoth punah di pulau itu kira-kira 5.600 tahun yang lalu, ribuan tahun setelah populasi daratan yang tersisa mati. Studi tersebut juga menunjukkan bahwa Laut Bering pulau mengalami fase kondisi kering dan kualitas air menurun pada waktu yang hampir bersamaan dengan menghilangnya mamut. " ~ UAF

[Sumber Gambar: FireHawk / Flickr]

Mammoth berbulu terakhir akan hidup di Pulau St. Paul 5.600 tahun yang lalu, menurut Science Alert. Dengan mengambil sampel tanah yang berbeda dan mengencani mereka dengan waktu sebelum, selama, dan setelah mammoth berbulu menjelajahi pulau-pulau tersebut, tim dapat menentukan kondisi yang tepat yang ada selama kepunahan. Dengan menggunakan Analisis Isotop Nitrogen, mereka melihat penurunan permukaan danau dan kualitas air.

"Analisis isotop nitrogen dari tulang dan gigi mammoth yang sudah tua juga menandakan kondisi yang semakin kering yang mengarah ke peristiwa kepunahan. Wooller mengatakan" berbagai bukti "penurunan permukaan danau ini memberikan kasus yang kuat untuk apa yang menyebabkan kepunahan hewan." ~ UAF

Banyak yang berharap indikasi kepunahan wooly mammoth ini akan memberikan indikasi yang lebih besar akan bahaya pemanasan global. Jika suhu naik cukup untuk menguapkan lebih banyak air tawar dan memanaskan tanah, air minum mungkin menjadi masalah yang lebih besar daripada yang kita duga.

LIHAT JUGA: 10 Cara Manusia Mempengaruhi Lingkungan


Tonton videonya: Kemunculan Hewan Aneh Yang Menghebohkan Indonesia (Januari 2021).