+
Rancangan

Setiap Kaos Katun Membutuhkan Air 2.700 Liter

Setiap Kaos Katun Membutuhkan Air 2.700 Liter

Anda mungkin belum meluangkan waktu untuk memikirkan semua pekerjaan yang dilakukan untuk membuat kemeja di punggung Anda. Maksud saya, betapa sulitnya membuat kain dan menjahitnya menjadi bentuk kemeja. Bukankah mesin melakukan semua itu? Nah, membuat kain dari kapas, yang merupakan bahan sandang paling melimpah, sebenarnya adalah proses yang membutuhkan banyak air.2.700 liter per kemeja tepatnya. Tonton video di bawah dari National Geographic untuk beberapa statistik yang lebih mencengangkan tentang produksi pakaian katun.

Air bersih semakin menjadi salah satu sumber daya yang paling dicari di dunia. Mengingat seberapa besar industri tekstil dan kapas, mereka mengambil banyak kebutuhan air tawar kita di seluruh dunia, menurut Huffington Post. Video dari National Geographic dibuat untuk menyebarkan kesadaran tentang bagaimana kapas merusak lingkungan, tetapi dapat dibuat lebih baik. Melalui pengelolaan air dan praktik pertanian yang lebih baik, penggunaan air dari produksi kapas dapat dikurangi hingga hampir 40 persen.

[Sumber Gambar: Nasional geografis]

Disebut "Cotton yang Lebih Baik", produk yang sadar lingkungan ini akan menghemat jutaan liter air setahun hanya dari mengurangi permintaan produksi kapas. Kapas tidak harus pergi, bagaimanapun, ini adalah salah satu tanaman komersial paling serbaguna di seluruh dunia. Namun, seiring dengan berkurangnya pasokan air, petani dan konsumen perlu lebih sadar akan pengaruh produk mereka terhadap lingkungan secara keseluruhan.

LIHAT JUGA: Ucapkan Selamat Tinggal pada Binatu dengan Pakaian yang Membersihkan Sendiri


Tonton videonya: Review Perbedaan Kaos Cotton Combed 30s dan Kaos New State Apparel!? (Januari 2021).