Ilmu

Peta 3-D Terdalam di Alam Semesta Mencakup 13,4 Miliar Tahun

Peta 3-D Terdalam di Alam Semesta Mencakup 13,4 Miliar Tahun

[Sumber Gambar: Teleskop Subaru NAO]

Teori relativitas khusus Einstein menyatakan bahwa kecepatan cahaya dalam ruang hampa adalah sama untuk semua pengamat, terlepas dari sumbernya. Dia kemudian menciptakan teori relativitas umum yang menegaskan bahwa efek gravitasi di alam semesta menciptakan efek melengkung pada ruang-waktu. Teori-teori ini mengguncang dunia ilmiah pada saat itu, dan sebagian besar belum terbukti sepenuhnya. Meskipun belum terbukti, namun dianggap benar untuk yang terakhir 100 tahun, dan mereka telah membantu para peneliti memahami alam semesta dengan lebih baik.

Satu masalah yang muncul dengan teori Einstein adalah bahwa para ilmuwan dapat melihat bahwa alam semesta mengembang dengan laju yang semakin cepat, yang berarti bahwa dibutuhkan energi yang datang dari suatu tempat. Banyak yang mulai berpikir bahwa teori Einstein sedang runtuh, tetapi penelitian baru telah membuktikan bahwa Einstein benar selama ini. Sebuah tim yang menggunakan Fiber-Multi-Object Spectrograph (FMOS) pada Teleskop Subaru yang dipimpin oleh para ilmuwan dari Institut Fisika dan Matematika Semesta Jepang (Kavli IMPU) dan Universitas Tokyo telah membuktikan teori Einstein, menurut Universe Hari ini. Teknologi ini memungkinkan mereka untuk membuat file Peta 3 dimensi alam semesta, mencakup seluruh keberadaannya. Secara total, 3.000 galaksi dimasukkan dalam peta, dan semuanya ditampilkan dalam video di bawah ini.

Bagian dari apa yang membuat penemuan ini begitu luar biasa adalah kenyataan bahwa teleskop dapat melihat ke belakang 13,4 miliar tahun cahaya,atau hampir seluruh keberadaan alam semesta. Peta 3-D ini telah menunjukkan bahwa bahkan di tempat-tempat yang sangat jauh di alam semesta ini, teori Relativitas Umum Einstein masih valid dan sepenuhnya benar. Pada akhirnya, ini berarti bahwa teori Einstein lebih dari seabad yang lalu mewakili bagaimana semua fungsi alam semesta yang dapat diamati, bahkan dalam keadaan berkembang pesat seperti saat ini.

LIHAT JUGA: Menembakkan Senjata di Luar Angkasa - Apa yang Akan Terjadi?

Tonton videonya: Suara Mengerikan Tiap Planet Di Tata Surya (November 2020).